Senin, 15 Juni 2015

Desa Celuk

Masing-masing desa di Bali memiliki keunikannya tersendiri. Termasuk dengan Desa Celuk yang dikenal sebagai desa yang menawarkan wisata kerajinan emas dan perak. Sebagai desa wisata, Celuk tiap harinya dikunjungi oleh para wisatawan yang penasaran dengan pembuatan emas dan perak oleh para pengrajin dan seniman. Mutu kerajinan emas dan perak Desa Celuk bermutu tinggi.

Tak hanya diperbolehkan melihat, para wisatawan yang datang pun berkesempatan untuk memiliki aneka kerajinan yang terbuat dari emas-perak tersebut dengan membelinya langsung dari hasil karya para seniman. Mayoritas penduduk Desa Celuk bermata pencaharian sebagai pengrajin emas dan perak.



Mereka rata-rata terampil dalam mengembangkan kreasi desain dan variasi kerajinan emas perak sehingga tak heran kalau produksinya mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Berbagai macam perhiasan yang telah dihasilkan bisa langsung dinikmati dan dimiliki oleh pengunjung. Beragam jenis kreasi dan variasi perhiasan, baik sebagai cendramata maupun komoditi ekspor diproduksi di desa ini seperti cincin, gelang, kalung, anting-anting, giwang, bross dan berbagai jenis perhiasan lainnya.

Kualitas kerajinan yang telah dihasilkan masyarakat Celuk tak mesti diragukan lagi karena sudah teruji selama puluhan tahun. Demikian juga dengan kuantitas, jika Anda membutuhkan kerajinan emas dan perak dalam jumlah yang banyak, para pengrajin sudah terlatih membuat kerajinan tersebut dalam jumlah massal.



Lokasi Desa Celuk sendiri bisa dikatakan lumayan mudah untuk dijangkau yakni terletak di Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Lokasinya tersebut sangat strategis karena terletak di jalur wisata Batubulan—Sukawati—Ubud—Kintamani, dimana juga berada dalam jaringan pengrajin seperti Desa Batubulan, Desa Batuan, dan Desa Mas.

0 komentar:

Posting Komentar